27 July 2012

"Iskander" Jawaban Rusia untuk Perisai Misil Eropa


Misil Iskander-M

MOSKOW - Misil Iskander-M tetap menjadi pilihan Rusia untuk mengatasi ancaman perisai misil Eropa yang digagas oleh Amerika Serikat (AS). Perdana Menteri Rusia Dmitry Medvedev juga berniat untuk memodernisasi industri pertahanan di Kota Kolomna.

Rusia mengalokasikan dana sebesar USD1,2 juta atau sekira Rp11 miliar untuk memodernisasi persenjataannya. Bersamaan dengan itu, Medvedev pun menyebut sistem pertahanan misil Eropa, tidak berguna.

"Misil Iskander-M adalah salah satu senjata yang paling efisien dan merupakan pilihan kami," ujar Medvedev, seperti dikutip Hurriyet, Jumat (27/7/2012).

Medvedev menambahkan, saat ini Pemerintah Rusia juga memproduksi beberapa seri dari Iskander-M di perusahaan-perusahaan militer milik Negeri Beruang Merah. Senjata itu juga akan menjadi senjata inti dari unit misil Rusia.

Sejauh ini, permintaan akan misil Iskander juga cukup tinggi, namun Rusia tetap memprioritaskan penggunaan misil itu untuk kepentingan dalam negeri. Seiring dengan menegangnya hubungan Rusia dan Barat terkait isu sistem pertahanan misil Eropa, Rusia terlihat makin gencar menambah misil-misil tersebut.

Isu perisai misil Eropa dipastikan tidak akan bisa dipecahkan pada tahun ini. Meski AS dan North Atlantic Treaty Organization (NATO) meyakinkan Rusia bahwa misil-misil itu tidak akan menyerang Rusia, Rusia tetap tidak percaya akan hal itu. 

NATO pun menilai proyek modernisasi persenjataan Rusia sama dengan membuang-buang uang. NATO juga menegaskan kembali bahwa perisai misil yang dibangunnya ditujukan untuk mewaspadai serangan Iran, bukan Rusia.

Source : Okezone

0 comments:

Post a Comment