29 June 2012

Pasukan & Senjata Tambahan Turki Penuhi Perbatasan Suriah


Foto : Tank Turki (armyrecognition)

ANKARA - Turki mulai serius dalam memperkuat pertahanannya di wilayah perbatasannya dengan Suriah. Turki pun menambah jumlah pasukan, tank dan sistem pertahanan udara untuk mewaspadai Suriah.

"Seluruh pihak harus mengerti akan amarah Turki yang sangat kuat dan menghancurkan, sementara itu persahabatan Turki justru sangat berharga," ujar Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan, seperti dikutip ABC, Jumat (29/6/2012).

Sekira 30 kendaraan militer yang dikawal oleh truk bermuatan senjata pertahanan udara, bergerak dari Provinsi Hatay, Turki, menuju wilayah perbatasan Suriah. Puluhan personil militer Turki pun bergerak dalam kondisi siap tempur ke wilayah tersebut.

Turki sudah memandang Suriah sebagai ancaman yang cukup serius, namun Erdogan mengatakan bahwa tidak akan ada konfrontasi bersenjata dengan negara tetangganya. Perkuatan pertahanan di wilayah perbatasan ini muncul setelah Suriah menembak jatuh jet Turki yang melintas di wilayahnya.

Meski tidak ingin menyaksikan peperangan antara negaranya dan Suriah, Erdogan bersumpah, bila ada gerak-gerik yang mengancam dari Suriah, Turki akan memandangnya sebagai target militer. Erdogan pun sangat kesal dengan pernyataan Rusia yang menanggapi insiden tertembaknya jet tempur Turki. 

Pada Selasa lalu, Rusia menilai, penembakkan jet tempur Turki yang dilakukan oleh Suriah tidak boleh dipandang sebagai provokasi. Negeri Beruang Merah juga meminta Barat agar tidak menjadikan masalah ini sebagai dalil untuk mengintervensi Damaskus.

Erdogan mengecam pernyataan itu dan mengatakan bahwa Rusia tampak sebagai juru bicara Suriah. Turki juga menyambut kecaman yang datang dari North Atlantic Treaty Organization (NATO), terkait insiden tersebut.

Di tengah memanasnya hubungan bilateral antara Turki dan Suriah, bendera pemberontak Kurdi yang menjadi musuh bebuyutan Turki, justru terkibar di wilayah Suriah. Turki langsung mengerahkan beberapa pasukan dan senjatanya ke Sanliurfa.

Source : Okezone

0 comments:

Post a Comment