24 December 2011

28 October 2011

MRAP Baru Kopassus

Mamba Mark II MRAP 4x4 buatan BAE Systems Land Systems OMC, unit bisnis BAE Systems di Afrika Selatan (all photos : ARC, Audryliahepburn)
Setelah MRAP Casspir dimiliki Kopassus, belum ada lagi kabar kendaraan sejenis yang akan diakuisisi oleh TNI. Namun pada tahun akhir tahun 2006, bersamaan dengan diselenggarakannya pameran pertahanan Indodefence 2006, muncul berita bahwa BAE System menawarkan MRAP tipe RG-31 Nyala dan RG-32 kepada TNI.

Tidak ada kabar mengenai disetujui tidaknya sodoran kendaraan MRAP tersebut, namun Majalah Commando edisi Mei 2010 memergoki satu kendaraan MRAP yang mirip RG-31 ketika sedang berkunjung ke markas Kopassus.

Beberapa hari yang lalu menjelang diadakannya Latihan Gabungan Anti Teror 2011, foto kendaraan MRAP tersebut beredar di forum-forum militer. Pada hari ini kendaraan tersebut resmi diperlihatkan kepada publik dalam Latihan Gabungan Anti Teror TNI-Polri 2011.



Menilik dari bentuk fisiknya terutama grille depan, lampu depan, dan ban cadangan di bodi sebelah kiri maka kendaraan ini dapat diidentifikasikan sebagai Mamba, dan melihat dari kaca samping bagian belakang yang hanya terdiri dari satu ruas, maka dapat dipastikan bahwa kendaraan ini adalah Mamba Mk II MRAP buatan Afrika Selatan.

Mamba dibuat oleh Reumech OMC, pabrikan dari Afrika Selatan, pabrikan ini sempat mengalami proses akuisisi beberapa kali dimulai oleh Vickers, Alvis dan terakhir oleh BAE Systems dan namanya pun berubah menjadi BAE Systems Land Systems OMC.

Mamba Mk II sebagai kendaraan ringan 4x4 ditenagai oleh mesin diesel Mercedes Benz 352N 6-cylinder sehingga kendaraan dapat dipacu hingga kecepatan 102 km/jam. Sebagai kendaraan MRAP (Mine Resistant Ambush Protected), kendaraan ini mempunyai lambung baja berbentuk V untuk melindungi penumpangnya dari ledakan ranjau anti tank.

Kendaraan ini mempunyai berat 6,8 ton, dengan bodi monocoque dan mempunyai ground clearance 41cm. Standar proteksi Mamba pada lambung baja dan kacanya dapat memberikan perlindungan terhadap tembakan senjata dengan amunisi ukuran 5,56 × 34 mm dan 7,62 × 51 mm serta perlindungan opsional terhadap amunisi tipe armour–piercing ukuran 7,62 × 51 mm standar NATO.


Memang terdapat tiga kendaraan MRAP yang mirip satu sama lain yaitu : mamba, Nyala, dan Reva. RG-31 Nyala adalah pengembangan lebih lanjut dari Mamba Mk II oleh Land Systems OMC, sedangkan Reva adalah pengembangan oleh ICP dengan mesin penggerak Merek Cummins sejak varian Mamba Mk I. Reva telah dipakai oleh Angkatan Darat Thailand dan dioperasikan di wilayah konflik Thailand Selatan.

Selain Mamba, Kopassus juga mengoperasikan kendaraan MRAP Casspir yang sama-sama buatan Afrika Selatan. Casspir diproduksi oleh TFM yang selanjutnya diakuisisi oleh Reumech OMC dan akhirnya menjadi Land Systems OMC. Casspir tergolong MRAP berukuran sedang.

Dalam mengangkut personil Mamba mampu membawa 9 personil plus 2 crew, sedangkan Casspir yang mempunyai bobot 10,88 ton dapat membawa lebih banyak lagi yaitu 12 personil plus 2 crew.

Kendaraan ini pantas digunakan oleh Sat-81 Gultor Kopassus, karena akan memberikan perlindungan maksimal pada prajurit yang telah dididik dengan biaya mahal.

Source : 
defense-studies
Read More >>

17 March 2011

Panser 6x6 Pindad

Panser 6x6 Pindad

Armoured Personnel Carrier (APC) with 6 wheels symmetrical drove designed for military, especially cavalry need. Designed and produced by our engineers and designers for the military. Size and operation has been adjusted to suit Indonesian Military figures, doctrine and combat tactical strategy as our commitment to Indonesian Military needs. This type of panzer is able to carry 10 personnel with 3 crews, 1 driver, 1 commander and 1 gunner. 12,7 mm weapon mounting with capable for 360 degree rotation are also included



Specification
220Hp, 2500 Rpm
650 Nm, 1300 -1600 Rpm
650 Nm, 1300 -1600 Rpm
Compression Ratio
19.5
Model
ZF S6 - 680
Type
Manual
6 Forward , 1 reverse
Gear Ratio
1st 2nd 3rd 4th 5th 6th Reverse
Axle
Model
ZF S6 - 680
Axle qty
3
Semua bergerak
Axle steer
2 axle , depan dan tengah
Steering
Menggunakan sistem Hidrolik
Suspension
Independent suspension menggunakan torsion bar
Service
sistem Disc brake
Parking
Integral to drive line, Spring activated,hydraulically released
Electrical sistem
Battery
24 Volt 85 Ah ( 4 pcs x 12v)
Wheel &Tire
1400 R20 / 18Ply
Velg R20
BBM Capasity
160 ltr
Body Construction
Armoured steel tebal 10 mm
Floor
Mild steel tebal 10 mm
Besi square tebal 3,5 x 40 x40 mm
Glass
Armoured glass tebal 30 mm
Exit Acces
sistem mekanik torsi bar
Ramp door sistem hidrolik dan swing mekanik
Man Hole
5 unit sistem mekanik torsi bar pada roof bodi
Emergensi door
Masing-masing 1 unit pada sisi kiri dan kanan bodi
Armament
Gun mounting
1 unit untuk kaliber 12,7 mm
Granade asap
Cal. 60 mm, masing-masing 3 buah pada sisi kanan
4 lubang tembak pada sisi kanan
-5o ? 45O
360o
Weapon
1 x 12,7 mm
Amunition
500 x 12,7 mm
Air conditioner
12 Pk , 3 unit blower
Fire Extinguisher Tool
3 unit , 1 unit to front & 2 unit to back
Pioneer Tool
1 buah linggis , 1 buah singkup , 1 buah kapak ,
Equipment
Indicator
Baterai ,Tekanan minyak lumas, Temp. air pendingin
Lamp
Lampu Tempur ( black out ) 2 bh di depan, 2 bh di belakang
Communication Port
Document Bag
Performance
Max Speed
92 km /hr
45o
45o
Side Slope
35%
Gradient
60%
0,6 m
1,5 m
OPTION ALKOM
Radio HF
- Frequency area
2 - 30 Mhz
- Frequency Reference
HF-90M/INA (komersial tipe 718)
- Burst
100 Watt ( with PA)
- Antenna
3 m with Automatic Antenna Tuner
Radio VHF
- Frequency area
30 - 88 Mhz
- Frequency Reference
PR1077, atau VHF-90M/INA
- Burst
50 Watt ( with PA)
- Antenna
3 m with Automatic Antenna Tuner
Master Communication Control
- Radio I/O
Max 2 port (two way audio,PTT/Squels)
- Audio I/O
Communication bus ( Multiwire )
- Crew control sig
Communication bus
- PS Input
24 VDC dari PSU
- PS ke Crew
Communication bus 24 VDC
Read More >>

13 September 2010

British Terima Kenderaan Warthog


    Singapura 9 Sept:Setelah sekian lama tergendala penghantarannya,kini firma ST Kinetics telah berjaya melaksanakan kerja-kerja penyerahan kenderaan Warthog kepada pihak Angkatan Tentera British.
    Kenderaan prototaip pertama Warthog telah dilancarkan oleh pihak ST Kinetics pada 28hb September 2009 di Singapura.
 
Read More >>

13 August 2010

9M37 Strela 10


Sista rudal hanud swagerak jarak dekat 9M37 Strela 10 dirancang guna menggantikan leluhurnya, 9K31 Strela 1, yang semula dilansir memenuhi kebutuhan sista hanud ringan yang mudah dipindahtempatkan, SA-9 Gaskin yang cukup revolusioner di jamannya. maklum, sejak awal 1950-an, SAM russia selalu tampil besar dan berat hingga lambat dipindahkan dan gampang dilacak pesawat mata2 NATO. sejak adanya SA-9, NATO mulai kerepotan melacak rudal hanud russia.
SA-9 ditempatkan diatas kendaraan pengintai BRDM 2 dengan 4 rudal 9M31 Strela 1. tiap rudal berhulu ledak HE seberat 2.6 kg dan dikemas pada tabung peluncur berbentuk kotak. dengan kecepatan jelajah mach 1.5, rudal seberat 30kg ini dapat menjangkau sasaran sejauh 8000meter dan setinggi 6000 meter.
peningkatan kecepatan pesawat NATO yang mencapai mach 2 membuat SA-9 tidak lagi layak ditempatkan di front.maka, di medio 70-an, lahirlah ZRK-BD 9K35 Strela 10, alias SA-13 gopher.
Read More >>