24 December 2011
28 October 2011
MRAP Baru Kopassus
![]() |
| Mamba Mark II MRAP 4x4 buatan BAE Systems Land Systems OMC, unit bisnis BAE Systems di Afrika Selatan (all photos : ARC, Audryliahepburn) |
Tidak ada kabar mengenai disetujui tidaknya sodoran kendaraan MRAP tersebut, namun Majalah Commando edisi Mei 2010 memergoki satu kendaraan MRAP yang mirip RG-31 ketika sedang berkunjung ke markas Kopassus.
Beberapa hari yang lalu menjelang diadakannya Latihan Gabungan Anti Teror 2011, foto kendaraan MRAP tersebut beredar di forum-forum militer. Pada hari ini kendaraan tersebut resmi diperlihatkan kepada publik dalam Latihan Gabungan Anti Teror TNI-Polri 2011.

Menilik dari bentuk fisiknya terutama grille depan, lampu depan, dan ban cadangan di bodi sebelah kiri maka kendaraan ini dapat diidentifikasikan sebagai Mamba, dan melihat dari kaca samping bagian belakang yang hanya terdiri dari satu ruas, maka dapat dipastikan bahwa kendaraan ini adalah Mamba Mk II MRAP buatan Afrika Selatan.
Mamba dibuat oleh Reumech OMC, pabrikan dari Afrika Selatan, pabrikan ini sempat mengalami proses akuisisi beberapa kali dimulai oleh Vickers, Alvis dan terakhir oleh BAE Systems dan namanya pun berubah menjadi BAE Systems Land Systems OMC.
Mamba Mk II sebagai kendaraan ringan 4x4 ditenagai oleh mesin diesel Mercedes Benz 352N 6-cylinder sehingga kendaraan dapat dipacu hingga kecepatan 102 km/jam. Sebagai kendaraan MRAP (Mine Resistant Ambush Protected), kendaraan ini mempunyai lambung baja berbentuk V untuk melindungi penumpangnya dari ledakan ranjau anti tank.
Kendaraan ini mempunyai berat 6,8 ton, dengan bodi monocoque dan mempunyai ground clearance 41cm. Standar proteksi Mamba pada lambung baja dan kacanya dapat memberikan perlindungan terhadap tembakan senjata dengan amunisi ukuran 5,56 × 34 mm dan 7,62 × 51 mm serta perlindungan opsional terhadap amunisi tipe armour–piercing ukuran 7,62 × 51 mm standar NATO.

Memang terdapat tiga kendaraan MRAP yang mirip satu sama lain yaitu : mamba, Nyala, dan Reva. RG-31 Nyala adalah pengembangan lebih lanjut dari Mamba Mk II oleh Land Systems OMC, sedangkan Reva adalah pengembangan oleh ICP dengan mesin penggerak Merek Cummins sejak varian Mamba Mk I. Reva telah dipakai oleh Angkatan Darat Thailand dan dioperasikan di wilayah konflik Thailand Selatan.
Selain Mamba, Kopassus juga mengoperasikan kendaraan MRAP Casspir yang sama-sama buatan Afrika Selatan. Casspir diproduksi oleh TFM yang selanjutnya diakuisisi oleh Reumech OMC dan akhirnya menjadi Land Systems OMC. Casspir tergolong MRAP berukuran sedang.
Dalam mengangkut personil Mamba mampu membawa 9 personil plus 2 crew, sedangkan Casspir yang mempunyai bobot 10,88 ton dapat membawa lebih banyak lagi yaitu 12 personil plus 2 crew.
Kendaraan ini pantas digunakan oleh Sat-81 Gultor Kopassus, karena akan memberikan perlindungan maksimal pada prajurit yang telah dididik dengan biaya mahal.
Source : defense-studies
Labels:
Military Combat Vehicles
17 March 2011
Panser 6x6 Pindad
| ||
Armoured Personnel Carrier (APC) with 6 wheels symmetrical drove designed for military, especially cavalry need. Designed and produced by our engineers and designers for the military. Size and operation has been adjusted to suit Indonesian Military figures, doctrine and combat tactical strategy as our commitment to Indonesian Military needs. This type of panzer is able to carry 10 personnel with 3 crews, 1 driver, 1 commander and 1 gunner. 12,7 mm weapon mounting with capable for 360 degree rotation are also included |
Specification | ||
| 220Hp, 2500 Rpm | ||
| 650 Nm, 1300 -1600 Rpm | 650 Nm, 1300 -1600 Rpm | |
| Compression Ratio | 19.5 | |
| Model | ZF S6 - 680 | |
| Type | Manual | |
6 Forward , 1 reverse | ||
| Gear Ratio | 1st 2nd 3rd 4th 5th 6th Reverse | |
| Axle | ||
| Model | ZF S6 - 680 | |
| Axle qty | 3 | |
Semua bergerak | ||
| Axle steer | 2 axle , depan dan tengah | |
| Steering | Menggunakan sistem Hidrolik | |
| Suspension | Independent suspension menggunakan torsion bar | |
| Service | sistem Disc brake | |
| Parking | Integral to drive line, Spring activated,hydraulically released | |
| Electrical sistem | ||
| Battery | 24 Volt 85 Ah ( 4 pcs x 12v) | |
| Wheel &Tire | 1400 R20 / 18Ply | |
Velg R20 | ||
| BBM Capasity | 160 ltr | |
| Body Construction | ||
Armoured steel tebal 10 mm | ||
| Floor | Mild steel tebal 10 mm | |
Besi square tebal 3,5 x 40 x40 mm | ||
| Glass | Armoured glass tebal 30 mm | |
| Exit Acces | ||
sistem mekanik torsi bar | ||
Ramp door sistem hidrolik dan swing mekanik | ||
| Man Hole | 5 unit sistem mekanik torsi bar pada roof bodi | |
| Emergensi door | Masing-masing 1 unit pada sisi kiri dan kanan bodi | |
| Armament | ||
| Gun mounting | 1 unit untuk kaliber 12,7 mm | |
| Granade asap | Cal. 60 mm, masing-masing 3 buah pada sisi kanan | |
4 lubang tembak pada sisi kanan | ||
-5o ? 45O | ||
360o | ||
| Weapon | 1 x 12,7 mm | |
| Amunition | 500 x 12,7 mm | |
| Air conditioner | 12 Pk , 3 unit blower | |
| Fire Extinguisher Tool | 3 unit , 1 unit to front & 2 unit to back | |
| Pioneer Tool | 1 buah linggis , 1 buah singkup , 1 buah kapak , | |
| Equipment | ||
| Indicator | Baterai ,Tekanan minyak lumas, Temp. air pendingin | |
| Lamp | Lampu Tempur ( black out ) 2 bh di depan, 2 bh di belakang | |
| Communication Port | ||
| Document Bag | ||
| Performance | ||
| Max Speed | 92 km /hr | |
45o | ||
45o | ||
| Side Slope | 35% | |
| Gradient | 60% | |
0,6 m | ||
1,5 m | ||
| OPTION ALKOM | ||
| Radio HF | ||
| - Frequency area | 2 - 30 Mhz | |
| - Frequency Reference | HF-90M/INA (komersial tipe 718) | |
| - Burst | 100 Watt ( with PA) | |
| - Antenna | 3 m with Automatic Antenna Tuner | |
| Radio VHF | ||
| - Frequency area | 30 - 88 Mhz | |
| - Frequency Reference | PR1077, atau VHF-90M/INA | |
| - Burst | 50 Watt ( with PA) | |
| - Antenna | 3 m with Automatic Antenna Tuner | |
| Master Communication Control | ||
| - Radio I/O | Max 2 port (two way audio,PTT/Squels) | |
| - Audio I/O | Communication bus ( Multiwire ) | |
| - Crew control sig | Communication bus | |
| - PS Input | 24 VDC dari PSU | |
| - PS ke Crew | Communication bus 24 VDC | |
13 September 2010
British Terima Kenderaan Warthog
Singapura 9 Sept:Setelah sekian lama tergendala penghantarannya,kini firma ST Kinetics telah berjaya melaksanakan kerja-kerja penyerahan kenderaan Warthog kepada pihak Angkatan Tentera British.
Kenderaan prototaip pertama Warthog telah dilancarkan oleh pihak ST Kinetics pada 28hb September 2009 di Singapura.
Labels:
Military Combat Vehicles
13 August 2010
9M37 Strela 10
Sista rudal hanud swagerak jarak dekat 9M37 Strela 10 dirancang guna menggantikan leluhurnya, 9K31 Strela 1, yang semula dilansir memenuhi kebutuhan sista hanud ringan yang mudah dipindahtempatkan, SA-9 Gaskin yang cukup revolusioner di jamannya. maklum, sejak awal 1950-an, SAM russia selalu tampil besar dan berat hingga lambat dipindahkan dan gampang dilacak pesawat mata2 NATO. sejak adanya SA-9, NATO mulai kerepotan melacak rudal hanud russia.
SA-9 ditempatkan diatas kendaraan pengintai BRDM 2 dengan 4 rudal 9M31 Strela 1. tiap rudal berhulu ledak HE seberat 2.6 kg dan dikemas pada tabung peluncur berbentuk kotak. dengan kecepatan jelajah mach 1.5, rudal seberat 30kg ini dapat menjangkau sasaran sejauh 8000meter dan setinggi 6000 meter.
peningkatan kecepatan pesawat NATO yang mencapai mach 2 membuat SA-9 tidak lagi layak ditempatkan di front.maka, di medio 70-an, lahirlah ZRK-BD 9K35 Strela 10, alias SA-13 gopher.
SA-9 ditempatkan diatas kendaraan pengintai BRDM 2 dengan 4 rudal 9M31 Strela 1. tiap rudal berhulu ledak HE seberat 2.6 kg dan dikemas pada tabung peluncur berbentuk kotak. dengan kecepatan jelajah mach 1.5, rudal seberat 30kg ini dapat menjangkau sasaran sejauh 8000meter dan setinggi 6000 meter.
peningkatan kecepatan pesawat NATO yang mencapai mach 2 membuat SA-9 tidak lagi layak ditempatkan di front.maka, di medio 70-an, lahirlah ZRK-BD 9K35 Strela 10, alias SA-13 gopher.
Labels:
Military Combat Vehicles
Subscribe to:
Posts (Atom)







